Cara Memproduksi Air Demineral Demin
umum

Cara Memproduksi Air Demineral Demin

[caption id="attachment_7226" align="alignleft" width="213"] model instalasi mesin demineral[/caption] Berbeda dengan RO, Demin ini merupakan air yang dibuat dengan menghilangkan kandungan mineral dengan proses demineralisasi. Demineralisasi air dilakukan dengan proses penyerapan kandungan ion-ion mineral di dalam air dengan menggunakan resin ion exchange. Air hasil proses demineralisasi digunakan untuk berbagai macam kebutuhan, terutama untuk industri. Industri yang menggunakan air demin diantaranya yakni pembangkit listrik tenaga uap, industri semikonduktor, dan juga industri farmasi. Pertukaran ion ini bertujuan untuk menghilangkan ion yang tidak diinginkan dari air baku dengan memindahkan ion-ion tersebut  ke  resin. Penukar ion memiliki kapasitas yang terbatas dalam kemampuan menukar ion yang disebut kapasitas tukar. Karena ini, penukar ion atau resin akhirnya menjadi jenuh. Mengapa kolom ion exchanger harus diregenerasi? Jika keseluruhan molekul resin telah mengikat ion sasaran mereka, maka resin dikatakan telah mencapai titik jenuhnya. Untuk dapat menggunakan kembali resin tersebut perlu dilakukan proses regenerasi. Regenerasi Pada Single Bed Kation atau Anion Berikut adalah tahapan umum proses regenerasi resin single-bed kation atau anion:
  1. Lakukan pencucian resin backwash dengan mengalirkan air berlawanan arah dengan aliran normal treatment. Tahap ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran yang mungkin mengendap di dalam kolom.
  2. Injeksi regenerant(H2SO4 atau NaOH) yang telah dilarutkan dengan air berkualitas, ke dalam kolom resin. Regenerant harus mengalir pada kecepatan yang cukup sehingga waktu kontak dengan resin adalah 20 hinga 40 menit.
  3. Alirkan air murni ke dalam kolom dengan kecepatan yang sama dengan tahap sebelumnya.
  4. Terakhir, bilas resin dengan mengalirkan air demin dengan kecepatan sama dengan prosestreatment, sampai air output dari resin ini sesuai dengan kualitas yang diinginkan
[caption id="attachment_7227" align="alignnone" width="277"] gambar mesin demineral[/caption]   Backwash Pada Mixbed Ion Exchange Berbeda dengan resin single-bed ion berikut regenerasi untuk mixbed ion exchange.
  1. Lakukan backwashuntuk memisahkan resin kation dengan resin anion.
  2. Hentikan backwashdan tunggu hingga butiran-butiran resin mengendap.
  3. Jika diperlukan, buang air di dalam kolom hingga level mencapai setara dengan ketinggian resin.
  4. Injeksikan NaOH pekat yang telah dilarutkan ke dalam air demin.
  5. Keluarkan NaOH dari dalam kolom dengan mengalirkan air pelarut ke dalam kolom.
  6. Injeksikan larutan asam pekat (seperti hidroklorik atau asam sulfat) ke dalam kolom resin.
  7. Keluarkan larutan asam dari dalam kolom dengan mengalirkan air pelarut ke dalam kolom.
  8. Buang air hingga mencapai level setara dengan butiran resin.
  9. Aduk resin dengab menghembuskan udara terkompresi bersih atau nitrogen bertekanan.
  10. Isi kembali kolom dengan air demineralisasi.
  11. Lakukan pembilasan terakhir hingga didapatkan kualitas output yang sesuai dengan spesifikasi.
Aplikasi Demineral Pada Pabrik Air Minum Sebagian pabrik air minum menggunakan sistem ion exchanged ini dalam pengolahan airnya. Alasan utamanya adalah karena sistem ini lebih hemat daripada menggunakan Reverse Osmosis (RO). Namun, kami tidak menganjurkan memakai sistem ini karena dalam melakukan pencucian atau backwash, melibatkan zat kimia seperti NaOH dan HCL. Zat ini jika mengenai tubuh dan di konsumsi dalam jangka waktu tertentu dikhawatirkan akan berdampak buruk pada tubuh sebagaimana bahayanya NaOH dan HCL bagi tubuh. [caption id="attachment_7228" align="alignnone" width="300"] perbandingan instalasi mesin demineral dan mesin RO[/caption] Harga Mesin Demineral Saat ini mesin demineral paling banyak diaplikasikan pada air aki, karena dengan menghilangkan ion positif dan negatif, aki menjadi lebih awet. Kami tidak menjual mesin demineral karena khawatir dengan efek jangka panjang dari mengkonsumsi air yang dihasilkan oleh mesin demineral.
Read More
error: Content is protected !!
Need Help? Chat with us