Beda Air Mineral dengan Air Demineral
umum

Beda Air Mineral dengan Air Demineral

air minumTulisan ini untuk menjawab pertanyaan beberapa customer kami tentang kebingungannya mau buat pabrik air minum mineral apa air minum demineral. Air sangat penting untuk kelangsungan kehidupan. Tanpa air manusia tidak akan bisa melakukan proses metabolisme dan tanpa air pula manusia tidak akan bisa melakukan proses pertumbuhan. Seperti halnya tanaman yang tidak disiram dengan air dalam jangka waktu lama semakin hari akan semakin layu dan akhirnya mati. Tapi manusia sangatlah berbeda dengan tanaman, khususnya dalam hal air yang dikonsumsi. Mungkin tanaman bisa tahan beberapa waktu tanpa air, tapi manusia tidak bisa, setiap hari harus ada air yang masuk dalam tubuh, kalau tidak akan menyebabkan dehidrasi. Air minum yang baik dan sehat tentu sangat mendukung proses-proses dalam tubuh, entah itu air mineral maupun air demineral. Air mineral adalah air yang mengandung mineral atau bahan-bahan larut lain yang mengubah rasa atau memberi nilai-nilai terapi. Banyak kandungan garam, sulfur, dan gas-gas yang larut dalam air ini. Mineral dapat menggantikan dan memulihkan sel-sel badan yang lama kepada sel yang baru (http://id.wikipedia.org/wiki/Air_mineral). Biasanya banyak orang menganggap bahwa air minum sama dengan air mineral. Padahal air minum juga ada yang demineral artinya mineral-mineral yang terkandung dalam air itu telah didistilasi sehingga mineral yang terkandung didalamnya hilang.   Air Mineral dan Air Demineral Air ini juga sering disebut sebagai air murni. Air mineral banyak mengandung mineral-mineral alami seperti kalsium, besi, natrium, fosfor, dan lain-lain. Dimana jika tubuh kita kekurangan zat-zat ini maka tubuh akan bermasalah, karena tubuh kita membutuhkan banyak mineral, misalnya kita butuh kalsium untuk pertumbuhan, zat besi untuk pembentukan sel darah merah, dan lain sebagainya. Tubuh kita tidak mampu memproduksi mineral-mineral itu sendiri, oleh karena itu kita harus mendapatkannya dari luar tubuh, salah satunya yaitu dengan mengonsumsi air mineral. Sedangkan air demineral yang sudah melalui tahap penyaringan, destilasi dan lain sebagainya tidak kalah bermanfaat daripada air mineral, karena air demineral atau air murni ini telah melalui beberapa proses pengolahan, maka logam atau mineral yang terkandung dalam air tersebut bisa hilang. Jadi bisa dipastikan bahwa air ini juga layak dikonsumsi dan bebas dari zat-zat berbahaya. Dewasa ini pro-kontra antara air yang seharusnya diminum semakin banyak diperbincangkan. Banyak pihak yang mengklaim bahwa air minum yang mengandung mineral lebih bermanfaat bagi tubuh, karena tubuh kita juga membutuhkan mineral untuk melakukan proses metabolisme, justru kalau air minum yang dikonsumsi tidak mengandung mineral akan berbahaya bagi tubuh karena tubuh akan sulit melakukan metabolisme. Sementara itu ada juga yang bermanfaat bahwa air minum demineral lah yang banyak manfaatnya bagi tubuh, karena mineral yang terkandung dalam air itu jika menumpuk dalam tubuh akan menyebabkan kerusakan pada organ tubuh, banyak pihak yang menyebutkan bahwa mineral tak harus didapatkan dari air yang diminum, melainkan bisa dari daging, buah dan sayur-sayuran yang dikonsumsi. Masalah air minum ini kadang sering diabaikan oleh sebagian besar masyarakat. Padahal masalah air minum ini merupakan masalah yang urgent, menyangkut kelangsungan hidup manusia, karena air adalah salah satu kebutuhan manusia untuk bisa melangsungkan kehidupannya,seperti yang dituliskan dalam buku Pedoman Mutu Air Minum. Penyakit yang berkaitan dengan air minum merupakan beban utama bagi kesehatan manusia. Intervensi untuk memperbaiki kualitas air minum memberi keuntungan yang signifikan bagi kesehatan.” Maka dari itu tak ada salahnya jika kita pandai-pandai memilih air minum mana yang cocok dikonsumsi oleh tubuh kita.

Tentang Mesinkemasan.co

Kami di mesinkemasan.co menjual aneka mesin packaging (kemasan) maupun paket mesin AMDK yang digunakan untuk mengemas dan melengkapi usaha Bapak / Ibu, salahsatunya adalah mesin cup sealer.

Pengalaman kami lebih dari 10 tahun di bidang mesin packaging (kemasan), dengan lebih dari 1.000 pelanggan dari Sabang sampai Merauke, kami yakin Bapak/Ibu dapat mempercayai kredibilitas kami sebagai perusahaan mesin packaging (kemasan) yang handal dan terpercaya.

Dengan workshop di Surabaya dan toko di Malang – Jawa Timur dan tenaga teknisi berpengalaman, kami siap melayani apapun kebutuhan Bapak/Ibu tentang mesin packaging (kemasan).

Salam Hangat

 
Read More
Suksesnya Orang Jepang
Produk

Suksesnya Orang Jepang

[caption id="attachment_6494" align="alignleft" width="300"]negara jepang negara jepang[/caption] Negara Jepang adalah negara maju yang sangat hebat dan berjaya. Namun gempa dan tsunami yang melanda negeri matahari itu menghancurkan sebagian besar wilayah jepang yang berdampak pada perekonomiannya. Akan tetapi sepertinya tidak perlu lama bagi jepang agar bisa kembali menguasai perekonomian dunia, karena Jepang dikenal memiliki rakyat yang sangat luar biasa ulet. Banyak orang-orang sukses berasal dari Jepang. Akan tetapi ternyata penyebab majunya mereka sudah diajarkan dalam agama Islam jauh sebelum negara Jepang ada. Kita bisa berkaca kepada sejarah, di mana belum ada dalam sejarah dunia, yang bisa menguasai sepertiga dunia hanya dalam waktu 30 tahun. Itulah masa para Khalifah Rasyidin. Kaum muslimin sendiri yang meninggalkan ajaran agama mereka sehingga inilah yang diberitakan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, إِذَا تَبَايَعْتُمْ بِالْعِينَةِ وَأَخَذْتُمْ أَذْنَابَ الْبَقَرِ وَرَضِيتُمْ بِالزَّرْعِ وَتَرَكْتُمْ الْجِهَادَ سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ ذُلًّا لَا يَنْزِعُهُ حَتَّى تَرْجِعُوا إِلَى دِينِكُمْ “Jika kalian berjual beli dengan cara ‘inah, memegangi ekor-ekor sapi [sibuk berternak, pent], dan menyenangi pertanian dan meninggalkan jihad, niscaya Allah akan menimpakan pada kalian kehinaan, tidak akan mencabutnya dari kalian sampai kalian kembali kepada agama kalian”.[1] Berikut kita bahas, bahwa apa yang menjadi penyebab majunya mereka ternyata ada dalam ajaran Islam sejak dahulu.[2] 1.Malu #“Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dalam pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pemimpin yang terlibat korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.”# Malu yang terpuji jelas adalah ajaran Islam. Bahkan jelas dan tegas dari sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, إِنَّ لِكُلِّ دِيْنٍ خُلُقًا وَخَلُقُ اْلإِسْلاَمِ الْـحَيَاءُ. “Sesungguhnya setiap agama memiliki akhlak, dan akhlak Islam adalah malu.”[3] Dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, اَلْـحَيَاءُ لاَ يَأْتِيْ إِلاَّ بِخَيْـرٍ. “Malu itu tidak mendatangkan sesuatu melainkan kebaikan semata-mata.”[4] Dalam riwayat Muslim disebutkan, اَلْـحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ. “Malu itu kebaikan seluruhnya.”[5]] Bahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling pemalu. Abu Sa’id Al-Khudri Radhiallahu anhu berkata, كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَشَدَّ حَيَاءً مِنَ الْعَذْرَاءِ فِـيْ خِدْرِهَا. “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih pemalu daripada gadis yang dipingit di kamarnya.”[6] [caption id="attachment_6495" align="alignright" width="300"]kota tokyo jepang kota tokyo jepang[/caption]   2.Mandiri #“Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Bahkan seorang anak TK sudah harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Biasanya mereka mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang nantinya akan mereka kembalikan di bulan berikutnya.”# Anjuran untuk berusaha sendiri dan tidak bergantung kepada orang lain adalah ajaran agama Islam. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, لأَنْ يَأْخُذَ اََحَدُكُمْ اَحْبُلَهُ ثُمَّ يَاْتِى الْجَبَلَ فَيَاْتِىَ بِحُزْمَةٍ مِنْ حَطَبٍ عَلَى ظَهْرِخِ فَيَبِيْعَهَا فَيَكُفَّ اللهُ بِهَا وَجْهَهُ خَيْرٌلَهُ مِنْ اَنْ يَسْأَلَ النَّاسَ اَعْطَوْهُ اَوْ مَنَعُوْهُ. “Sesungguhnya, seorang di antara kalian membawa tali-talinya dan pergi ke bukit untuk mencari kayu bakar yang diletakkan di punggungnya untuk dijual sehingga ia bisa menutup kebutuhannya, adalah lebih baik daripada meminta-minta kepada orang lain, baik mereka memberi atau tidak”.[7] Demikian juga nabi Dawud, seorang Raja besar, tetapi ia tetap makan dari hasil kerjanya yaitu mengolah besi. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَا اَكَلَ اَحَدٌطَعَامًا قَطُّ خَيْرًا مِنْ اَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِْهِ, وَاِنَّ نَبِيَّّ اللهِ دَاوُدُ عَلَيْهِ السَّلامُ كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِْهِ. “Tidaklah seseorang makan makanan yang lebih baik daripada hasil usahanya sendiri, sedang Nabi Daud Alaihissalam juga makan dari hasil usahanya sendiri”.[8] 3. Pantang menyerah #“Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki , disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambah dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo, ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen). Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).”# Semangat dan pantang menyerah!! Ini adalah ajaran Islam. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda احرص على ما ينفعك، واستعن بالله ولا تعجزن، وإن أصابك شيء فلا تقل لو أني فعلت لكان كذا وكذا؛ ولكن قل: قدر الله وما شاء فعل، فإن لو تفتح عمل الشيطان “Bersemangatlah kamu terhadap apa-apa yang bermanfaat bagi kamu, dan mohonlah pertolongan pada Allah dan jangan merasa lemah (pantang menyerah). Dan jika meminpamu sesuatu maka jangan katakan andaikata dulu saya melakukan begini pasti akan begini dan begini, tetapi katakanlah semua adalah takdir dari Allah dan apa yang dikehendakiNya pasti terjadi.”[9] Ada tawakkal dalam ajaran Islam, lihat bagaimana motivasi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam agar kita mencontoh burung dalam berusaha, burung tidak tahu pasti di mana ia akan mendapat makanan, akan tetapi yang terpenting bagi burung adalah ia berusaha keluar dan terbang mencari. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, لَوْ أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُونَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقُ الطَّيْرَ تَغْدُو خِمَاصاً وَتَرُوحُ بِطَاناً ”Seandainya kalian betul-betul bertawakkal pada Allah, sungguh Allah akan memberikan kalian rizki sebagaimana burung mendapatkan rizki. Burung tersebut pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam keadaan kenyang.”[10] “selalu ada Jalan”. ya, ini juga adalah ajaran Islam. Jika kita berusaha dan tawakkal, maka kita akan medapat jalan keluar dari arah yang tidak kita sangka-sangka. Allah Ta’ala berfirman, وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ “Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (At-Thalaq: 3) 4.Loyalitas #”Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan.”# Dalam ajaran Islam seorang muslim diajarkan agar mematuhi persyaratan yang telah mereka sepakati. Jika dalam suatu perusahan mereka bekerja, maka mereka harus mematuhi persyaratan perusahaan yaitu harus mencurahkan yang terbaik serta loyal dengan perusahaan teresebut selama tidak melanggar batas syariat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, المُسْلِمُوْنَ عَلَى شُرُوطِهِمْ “Umat Islam berkewajiban untuk senantiasa memenuhi persyaratan mereka.“[11] [caption id="attachment_6496" align="alignright" width="300"]anak muda di jepang anak muda di jepang[/caption]   5.Inovasi #”Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat.’# Islam juga mengajarkan agar kita mengembangkan Ilmu dan belajar (bukan inovasi dalam urusan agama = bid’ah). Bahkan kedudukan orang yang berilmu tinggi baik. Baik Ilmu dunia maupun akhirat. Allah Ta’ala berfirman, يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (Al-Mujadilah: 11) 6. Kerja keras #“Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun).Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.”# Kerja keras juga Ajaran Islam. Bahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa sallam mengajarkan kita berlindung kepada Allah dari sifat malas, اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian).”[12] Bahkan kita harus bersegera dalam kebaikan untuk diri kita. Allah Ta’ala berfirman, فَاسْتَبِقُواْ الْخَيْرَاتِ “Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan”. (Al-Baqarah: 148) وَسَارِعُواْ إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa” (Al-Imran:133) 7.Jaga tradisi, menghormati orang tua dan Ibu Rumah Tangga #“Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari Anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki, maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan.”# Tentu saja tradisi yang baik yang dilestarikan. Tradisi yang sesuai dengan nilai luhur dan ajaran Islam. Ajaran Islam juga melertarikan tradisi yang baik. Sebagaimana tradisi orang Arab Jahiliyah yang memuliakan tamu, menepati janji dan sumpah walaupun sumpah itu berat sekali. Bahkan adat/tradisi bisa dijadikan patokan hukum dalam ajaran Islam. Sebagaimana kaidah fiqhiyah. العادة مجكمة “Adat/tradisi dapat dijadikan patokan hukum” Syaikh Doktor Muhammad Al-Burnu Hafizahullah menjelaskan makna kaidah ini, “Bahwasanya adat manusia jika tidak menyelisihi syari’at adalah hujjah dan dalil, wajib beramal dengan konsekuensinya karena adat dapat dijadikan hukum”.[13] Mengenai perempuan yang sudah menikah dan tidak bekerja (IRT), ini juga ajaran utama agama Islam (Ibu rumah tangga bukan pekerjaan yang sepele dan hina, akan tetapi adalah sebuah kehormatan dan butuh pengorbanan yang akan melahirkan dan mendidik generasi terbaik). لا تمنعوا نساءكم المساجد وبيوتهن خير لهن “Janganlah kalian melarang istri-istri kalian pergi ke masjid-masjid, dan rumah-rumah mereka lebih baik bagi mereka”[14] Mengenai menghormati orang tua. Jelas ini ajaran Islam. Bahkan digandengkan dengan ridha Allah. Allah Ta’ala berfirman: وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا “Dan Rabb-mu telah memerintahkan agar kamu jangan beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada ibu-bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Ya Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.’” (Al-Israa’ : 23-24) 8.Budaya baca #“Jangan kaget kalau Anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran.Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca”# Ayat yang pertama kali turun adalah perintah membaca. Ini adalah ajaran Islam. Alla Ta’ala berfirman, اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan” (Al-Alaq: 1) Begitupula jika kita membaca teladan para ulama, misalnya syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah yang membaca setiap hari 12 jam. Begitu juga ulama yang lain, ada yang membaca sambil berjalan, hingga ia terperosok dalam lubang. Ada yang membaca sampai ia tertidur dengan buku di atas wajahnya. 9 Hidup hemat #“Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, mungkin kita sedikit heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30, dan ternyata sebelum tutup itu pihak supermarket memotong harga hingga setengahnya.”# jelas ini ajaran islam, hemat dan berusaha qona’ah. Allah Ta’ala berfirman, وَالَّذِينَ إِذَا أَنفَقُوا لَمْ يُسْرِفُوا وَلَمْ يَقْتُرُوا وَكَانَ بَيْنَ ذَلِكَ قَوَامًا “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (hartanya), mereka tidak berlebih-lebihan dan tidak pula kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.” (Al-Furqan: 67) 10.Kerjasama kelompok #”Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, namun 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok”.”# Anjuran untuk bekerja sama adalah ajaran Islam. Saling membantu dalam kebaikan dan pahala. Allah Ta’ala berfirman, {وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ} [المائدة: 2] “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” (Qs. Al Maidah: 2.) Syaikh Abdurrahman Bin Nashir As-Sa’diy rahimahullah menafsirkan, {وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى} أي: ليعن بعضكم بعضا على البر. وهو: اسم جامع لكل ما يحبه الله ويرضاه، من الأعمال الظاهرة والباطنة، من حقوق الله وحقوق الآدميين. “Hendaknya sebagian kalian menolong sebagian yang lain dalam al birr, dan ia adalah sebuah kata yang mencakup setiap apa yang dicintai oleh Allah dan diridha-Nya berupa amalan-amalan yang lahir dan batin dari hak-hak Allah dan manusia.“[1] Dan Allah memerintah kita agar bersatu dan bekerja sama, Allah Ta’ala berfirman, وَاعْتَصِمُواْ بِحَبْلِ اللّهِ جَمِيعاً وَلاَ تَفَرَّقُواْ “Dan berpeganglah kalian dengan tali Allah seluruhnya, dan jangan bercerai-berai” (Ali ’Imran : 103) Demikian, semoga bermanfaat.
Read More
Harga Minyak Hingga Akhir 2015? Ini Ramalannya
Produk

Harga Minyak Hingga Akhir 2015? Ini Ramalannya

kawasan-industriTOKYO – Harga minyak mungkin masih akan berada di tren pelemahan hingga tahun depan karena pasokan yang masih melimpah. Apalagi, perusahaan minyak AS tengah berencana genjot produksi hingga tahun depan. Tapi, Goldman Sachs Group Inc. memperkirakan harga minyak di level US$40 per barel sampai dua kuartal awal tahun ini disebut terlalu rendah. Damien Courvalin, analis Goldman Sachs, mengatakan permintaan minyak pada  2015 kemungkinan akan naik seiring pertumbuhan ekonomi global dan harga minyak rendah. Tapi, pertumbuhan permintaan masih rentan untuk kembali menyusut ke depannya. “Kami melihat harga minyak masih berpotensi turun untuk ke depannya, meskipun permintaan dalam jangka dekat saat ini memang berpotensi naik,” ujarnya seperti dilansir Bloomberg pada Senin (9/3/2015). Harga minyak seharusnya mulai terkerek seiring gangguan cuaca yang berpotensi menghambat produksi dan permintaan yang mulai tumbuh. Namun, penguatan dolar AS dan rencana kenaikan suku bunga Federal Reserve (the Fed) membuat perusahaan minyak Amerika Serikat (AS) saat ini berencana meningkatkan modal dan mengurangi utang. Itu menandakan aktivitas eksplorasi minyak di AS masih berlanjut dan pasokan berpotensi kembali melimpah. Goldman Sachs melaporkan harga minyak mungkin tidak akan mencapai US$65 per barel pada 2016 sesuai dengan proyeksi sebelumnya. Pasalnya, perusahaan minyak AS mulai agresif untuk meningkatkan produksi dan itu menjadi pertanda buruk untuk harga miyak. “Para produsen AS itu akan terus meningkatkan produksi dari tahun ini hingga tahun depan, jadi pasar minyak sulit kembali stabil,” ujarnya. (dikutip dari www.bisnis.com)
Read More
error: Content is protected !!