umum

BERAPA MODAL UNTUK USAHA AIR MINUM? (Chapt.2)

Posted On December 29, 2015 at 6:38 am by / No Comments

Ini mpabrik amdk 2erupakan sambungan dari artikel pertama.

Jika sudah di uji lab dan kandungan fisika-biologi air baku Bapak/Ibu memenuhi syarat,

Bapak/Ibu harus memutuskan-dan ini tahap yang keempat-, jenis air yang akan di produksi air mineral atau air demineral.

Air mineral dikenal umum sebagai air yang mengandung mineral didalamnya. Mineral di air biasanya bersifat anorganik. Mesin yang dibutuhkan untuk membuat air mineral tidak banyak dan tidak rumit. Harganya juga relatif murah. Untuk kapasitas 1000-3000L/jam bisa didapatkan di harga kurang lebih Rp.100.000.000,-

Sedangkan air demineral adalah air dengan kandungan mineralnya dikurangi atau ditiadakan.Namun untuk kepentingan brand dan harga jual, air demineral ini disebut sebagai air ekstra oksigen, air kesehatan, air alkali,dan sebagainya. Untuk menjadi air demineral, Bapak ibu menambahkan mesin Reverse Osmosis (RO) atau mesin Demineral. Gunakan salahsatu saja, jangan keduanya.

“Bagaimana kalau keduanya Pak?”Nggak apa-apa, itu seperti menembak hewan yang sudah mati 😀
Untuk mesin RO kapasitas terkecil 1300L/Jam kami biasanya jual harga Rp.85.000.000,-
Untuk mesin Demineral tidak jauh beda.

Oh iya, sudah tau nilai positif dan negatif menggunakan mesin RO dan Mesin Demin? Mau tau? Hehehe.

Begini,mesin RO positifnya tidak menggunakan bahan kimia dalam proses produksinya. Air ‘hanya’ dimampatkan dalam membran superkecil dan tipis yang dimiliki mesin ini.Kekurangannya? Mesin pompa kerap kali rusak karena pemaksaan itu tadi, membran sering ganti (setidaknya 3 bulan sekali), dan yang paling sayang adalah airnya dibuang 50% dari total air baku yang masuk. Kalau Bapak/Ibu seperti saya yang percaya air itu hidup, rasanya iba membuang volume air sebanyak itu, airnya tentu menangis :’(.

Sekarang jenis mesin kedua, yaitu mesin Demineral. Mesin demineral ini kebalikan mesin RO. Positifnya dapat menghasilkan air yang lebih banyak dibandingkan mesin RO karena air hanya ‘dilewatkan’ di tabung-tabung yang ada (melibatkan tabung Anion dan tabung Kation). Rasanya air menjadi lebih fresh dan enak (menurut saya sih). Mesin ini juga sedikit buangannya, hanya waktu mencuci mesin saja, dan itu hanya dilakukan sore atau pagi hari kalau mesinnya oke punya. Kelemahannya,tabung anion dan kation akan dilewati oleh cairan kimia ketika mesin dicuci.

Kenapa mesin perlu dicuci?

Untuk diketahui airdemineral ini memiliki TDS 0-100, para pengusaha cenderung lebih suka TDS antara 0-10. Ketika TDS sudah naik dan tidak diinginkan, artinya mesin harus dicuci, istilahnya backwash. Nah proses pencucian ini biasanya melibatkan HCL dan NaOH. Apakah ada jalan lain? Ada,dan sayangnya mahal dibandingkan pakai duet kimia itu tadi. Disini sering terjadi pertentangan, kalau HCL dan NaOH masuk di mesin, apa enggak mengkontaminasi air? Sampai hari ini kami masih berpendapat enggak. Karena kalau HCL masih ada di mesin, maka air akan menjadi terasa asam (pH dibawah 7), atau kalau NaOH masih ada di mesin maka airnya akan menjadi basa (pH diatas 8). Jadi biasanya koki airminum akan sangat hati-hati.

Oke,sampai dimana tadi. Nah,putuskan mesin prosesnya dulu yaa.

Tulisan berikutnya kita bahas tentang mesin packaging dan layout produksi, hehehe.

Sampai jumpa dan selamat datang di dunia airminum dalam kemasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

error: Content is protected !!