umum

BERAPA MODAL UNTUK USAHA AIR MINUM? (Chapt.1)

Posted On December 29, 2015 at 6:26 am by / No Comments

pabrik air minum galonBeberapa orang luarbiasa dan nekat menanyakan ini kepada kami, “Pak berapa sebetulnya modal usaha pabrik air minum?”

Atau pertanyaan begini, “Pak saya sudah habis sekian ratus juta, apa yang harus saya bayar lagi?”
Atau pertanyaan menyesal begini,”Ah andainya kemaren-kemaren bertemu Bapak.”

Oke, kami berikan bocoran agar Bapak Ibu sekalian dapat melakukan penganggaran dengan tepat. Daripada keluar dana sekian ratus juta rupiah dan pabrik belum juga beroperasi. Mendingan uang ratusan juta rupiah tersebut digunakan untuk berinfaq di jalan Allah atau serahkan ke Panti Asuhan terdekat. Kalau bingung, serahkan ke saya, hehehe.

Sebetulnya jika Bapak/Ibu mampu melakukan penganggaran di awal,maka dana yang dikeluarkan akan lebih efektif dan efisien. Caranya? Dengan menemukan supplier mesin,seperti mesin cup sealer, mesin washing filling capping botol, mesin washing filling capping galon, mesin karton sealer,dan lainnya yang tepat. Dinas terkait yang benar-benar berwenang, dan karyawan yang betul-betul dipercaya juga akan sangat membantu. Saya beberapa kali menemukan karyawan yang dipercaya majikannya meminta up harga atas mesin yang dibeli majikannya. Kalau kasih diskon saya mau,tapi kalau naikin harga jujur saja kami tidak tega. So, kuasai bisnis anda dari hulu sampai ke hilirnya.

Untuk usaha air minum dalam kemasan, yang pertama kali Bapak/Ibu pikirkan adalah modal.

Iya dong, kalau modalnya kurang usaha sulit berkembang, kalau kebanyakan mubazir, jadi cek dulu kantongnya. Sedikitnya modal yang dibutuhkan Rp.700.000.000,- (Tujuh Ratus Juta Rupiah). “Bisa dibawahnya nggak Pak?” Sangat bisa!

Percaya tidak percaya usaha airminum dalam kemasan kami dahulu modal pertamanya Rp.100.000.000, itu tahun 2010 yaa, bukan 2013, hehehe.

Nah, setelah mengukur kedalaman dompet, akan muncul alternatif, akan bekerjasama dengan orang lain apa dimodalin sendiri. Kalau kerjasama kecendrungannya mulai rame tuh pemodal kalau usaha sudah agak rame. Kalau masih sepi, mereka cuek bebek aja, jadi pertimbangkan orang yang anda ajak kerjasama.

Kedua, kalau anda memutuskan memodali sendiri usaha anda, pertimbangkan dana darurat untuk menginjeksi usaha agar darah usaha (cashflow) tetap terjaga. Karena sifat usaha ini padat modal, utamanya untuk bahan baku penolong. Sementara anda menjual mungkin malah dengan sistem termin dimana pembeli baru membayar dalam kurun waktu tertentu yang artinya akan ada dana ngendon.

Hal kedua yang perlu dipertimbangkan adalah, sumber air yang akan digunakan. Memiliki sumber air sendiri dibelakang rumah atau di lahan Bapak/Ibu tidaklah cukup. Bawa sampel air tersebut ke laboratorium terdekat. Bisa ke Universitas atau kantor Dinas Kesehatan terdekat. Yang perlu di cek adalah kadar airnya. Kandungan Fisika dan Biologi.
Bersambung ke Chapt.2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

error: Content is protected !!